Oleh: dojosatria | Februari 16, 2010

Melihat Sekolah Karate ‘Dojo Satria’ di Banyuwangi

Radar Banyuwangi

[ Minggu, 08 Februari 2009 ]
Melihat Sekolah Karate ‘Dojo Satria’ di Banyuwangi

Satu-Satunya yang Bersertifikasi Internasional di Jatim

Dojo Satria. Nama itu sangat familiar di kalangan penggemar karate di Banyuwangi. Pembibitan calon karateka andal, diharapkan datang dari sekolah yang dibina simpai (pelatih) Joko Triyadni Adi ini.

NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi

———————————————————-

MIMPI seolah menjadi kenyataan. Itulah yang dirasakan Joko Triyadni saat ini. Terwujud sudah angan-angan untuk membangun sekolah karate. Terhitung sejak 2006, kawah Candra Dimuka karateka Kota Gandrung telah berdiri dengan kokoh. Sekolah itu yang diberi nama Dojo Satria dan berlokasi di Jalan Mendut Banyuwangi

Menemukan lokasi dojo ini cukup mudah. Posisinya berada di tengah kota. Keberadaannya juga gampang dikenali. Bangunan berwarna putih kombinasi itu sudah terlihat ngejreng dibandingkan dengan rumah di sekitarnya. Beberapa ornamen karateka menghiasi dinding sekolah bela diri itu.

Sebuah gerbang berwarna biru, menjadi akses utama masuk ke perguruan ini. Begitu melangkahkan kaki melewati pintu, hamparan training camp yang cukup luas tersaji di dalamnya. Warna-warni hamparan matras di tengah bangunan itu cukup menjadi bukti, bahwa lokasi tersebut merupakan seakan menjadi ajang pelatihan jurus karate-do.

Di sisi timur, terdapat empat pigura dengan isi berbeda terpasang dengan posisi berjejer di dinding. Masing-masing pigura memuat dua bahasa di dalamnya. Satu bahasa dengan huruf kanji Jepang. Satunya lagi menggunakan bahasa Inggris. “Itu sertifikat saya sebagai guru karate Dan-IV langsung dari Jepang,” ujar Joko Triyadni, pelatih sekaligus owner Dojo Satria.

Meski kehadiran Dojo Satria terhitung masih baru, sekolah ini telah diakui secara nasional dan internasional. Di lingkup nasional, sekolah ini diakui dengan sertifikat langsung dari Institut Karate-do Indonesia (Inkai). Selain itu yang cukup prestisius, sekolah ini menjadi satu-satunya pembinaan karate di Jawa Timur saat ini.

Sedangkan di level internasional, Dojo Satria juga telah diakui eksistensinya. Ini dibuktikan dengan sertifikasi dari Japan Karate Asosiation (JKA). Sehingga, karateka yang bergabung di sekolah ini memiliki kesempatan yang luas tidak hanya mengikuti kejuaraan nasional. Mereka juga punya kesempatan di tingkat internasional.

Sebagai bukti, karateka yang bergabung di sekolah ini juga telah menunjukkan kualitasnya. Beberapa even regional hingga nasional, karateka Dojo Satria mampu pulang dengan kepala tegak. Terakhir, ajang Karate usia dini di Jakarta menjadi ladang prestasi anak asuhan Joko. “Mereka mampu menjadi juara umum di kejurnas karate cilik 24 hingga 26 Januari 2009 lalu,” ujarnya bangga.

Apa rahasia Joko dalam melatih ? Secara umum, tidak ada yang diberikan khusus kepada karateka binaannya. Dia hanya menekankan karateka binaannya untuk giat berlatih, disiplin, dan menggunakan teknik karate sesuai pakem yang ada. Sejauh ini, resep tersebut manjur diberikan kepada anak asuhannya untuk meraih prestasi.

Kemampuan Joko mengolah talenta karate ini, membawa sekolah karatenya terus berkibar. Bak jamur di musim hujan, sambutan masyarakat terhadap kehadiran sekolah karate ini cukup tinggi. Pada awal berdirinya saja, puluhan calon karateka usia dini sudah mendaftarkan di padepokan yang memiliki fasilitas lengkap ini.

Sampai saat ini, ada sekitar 300 murid yang belajar seni bela diri khas Jepang itu di sana. Jumlah itu belum termasuk murid Joko yang ada di beberapa instansi. Kemampuan Joko mengolah seni bela diri juga memancing minat aparat militer.

Selain mengajarkan karate pada anak usia dini, Joko juga melatih bela diri khusus di lingkungan korps Polisi Militer (PM) Banyuwangi. “Mereka juga perlu bela diri sebagai salah satu pertahanan diri,” katanya.

Di sela kegiatan dan raihan prestasi yang dicapai anak didiknya tersebut, Joko masih memendam hasrat terhadap karateka Banyuwangi. Dia menginginkan adanya juara karate lahir dari Kota Gandrung. Suatu harapan yang tentunya menjadi idaman insan karate, sekaligus pelatih siapa pun juga. Sesuai namanya, Dojo (sekolah) Satria, karateka harus juga berjiwa ksatria. (bay)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.